Gejala Hipertensi Pada Masa Kehamilan

Berikut ini merupakan gejala-gejala hipertensi yang dilansir dari situs Boldsky. Gejala hipertensi perlu diketahui agar hipertensi dapat di atasi dan tidak menyebabkan penyakit-penyakit lainnya. Hipertensi atau darah tinggi merupakan penyakit yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia karena sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mengenal penyakit ini. Seringkali penyakit hipertensi dianggap remeh oleh sebagian orang, padahal hipertensi dapat menimbulkan gangguan-gangguan organ vital seperti jantung dan ginjal. Oleh karena itu, penyakit hipertensi harus diwaspadai.

Gejala hipertensi

Gejala hipertensi yang dilansir dari situs Boldsky perlu diketahui agar hipertensi dapat diatasi dan tidak menimbulkan munculnya penyakit lainnya.

gejala hipertensi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Sakit kepala
Sakit kepala merupakan salah satu gejala hipertensi. Gejala hipertensi sakit kepala dirasakan secara terus menerus. Biasanya gejala sakit kepala ini dirasakan ketika tekanan darah di atas 180/110 mmHg.

Mimisan
Terjadinya pendarahan di hidung atau mimisan merupakan gejala hipertensi pada tahap awal. Sebaiknya periksakan ke dokter segera apabila terjadi mimisan yang sulit dihentikan.

Mual dan muntah
Mual muntah merupakan gejala hipertensi juga penyakit lainnya. Namun, gejala hipertensi mual dan muntah memiliki perbedaan karena pada hipertensi atau tekanan darah tinggi, mual dan muntah ini disertai dengan pandangan kabur dan juga napas dengan tempo yang pendek.

Mati rasa
Penyakit hipertensi dapat menyebabkan mati rasa atau kesemutan, gejala ini bisa menjadi tanda awal penyakit stroke. Apabila hipertensi dibiarkan begitu saja dan tidak dikontrol maka dapat berakibat rusaknya saraf.

Titik darah pada bagian mata
Gejala hipertensi lainnya adalah adanya titik darah di mata. Untuk menghilangkan titik darah tersebut cobalah konsultasikan dengan dokter.

Merasa Pusing
Vertigo dan perasaan ringan pada kepala yang disertai perasaan pusing juga kemungkinan merupakan gejala hipertensi. Jika muncul secara tiba-tiba tanda-tanda seperti ini jangan pernah diabaikan karena jika perasaan pusing dan juga vertigo ditambah lagi dengan sulitnya berjalan dan pingsan bisa merupakan tahap awal gejala stroke.

Gejala Hipertensi Kehamilan

Penyakit hipertensi dapat menyerang siapa saja dan dalam kondisi apa saja, termasuk dalam keadaan hamil. Berikut merupakan gejala hipertensi pada masa kehamilan di antaranya:
  • Ditemukannya kelebihan protein dalam urine (proteinuria) atau tanda-tanda tambahan masalah ginjal;
  • Sakit kepala yang parah;
  • Perubahan penglihatan, penglihatan menjadi kabur atau sensitivitas cahaya;
  • Nyeri pada perut bagian atas, biasanya di bawah tulang rusuk Anda di sisi kanan;
  • Mual atau muntah;
  • Urine dari buang air kecil menurun;
  • Penurunan kadar trombosit dalam darah;
  • Gangguan pada fungsi hati;
  • Sesak napas, hal ini disebabkan oleh cairan di paru-paru;
  • Kenaikan tiba-tiba pada berat badan dan pembengkakan (edema), khususnya di wajah dan tangan, sering menyertai preeklampsia. Namun, hal ini terjadi juga pada kasus kehamilan normal  sehingga kadang tidak dianggap sebagai tanda-tanda preeklampsia.
Menurut Sutrani Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah, terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Sedangkan menurut saraswati hipertensi adalah suatu keadaan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan angka kesakitan atau morbiditas dan angka kematian atau mortalitas. Hipertensi merupakan keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau kronis dalam waktu yang lama.

Terjadinya penyakit hipertensi ini dapat disebabkan oleh dua golongan yaitu hipertensi essensial (primer) dan hipertensi sekunder. Penyebab hipertensi golongan hipertensi essensial (primer) belum  diketahui penyebabnya dan ada kemungkinan karena faktor keturunan atau genetik (90%), sedangkan penyebab hipertensi golongan hipertensi sekunder yaitu hipertensi yang diakibatkan karena penyakit lain. Faktor ini erat juga hubungannya dengan gaya hidup dan pola makan yang kurang baik.


Oleh: Bidan Sulistia
Editor: Adrie Noor
Sumber: hamil.co.id, hariansehat.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :