Pengertian Hipertensi (Darah Tinggi)

Pengertian hipertensi atau darah tinggi ialah penyakit kelainan pada jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah. Pengertian hipertensi menurut Sustrani adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya, sedangkan pengertian hipertensi menurut Saraswati adalah suatu keadaan seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal yang mengakibatkan angka kesakitan atau morbiditas dan angka kematian atau mortalitas.

Hipertensi merupakan keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau kronis dalam waktu yang lama. Batasan normal darah menurut WHO (World Health Organization) adalah 140/90 mmHg. Dari berbagai pengertian hipertensi dipastikan hipertensi merupakan penyakit yang berbahaya.



pengertian hipertensi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)

Pengertian Hipertensi Berdasarkan Penyebabnya

Pengertian hipertensi adalah keadaan ketika seseorang mengalami peningkatan tekanan darah di atas normal atau kronis dalam waktu yang lama. Terjadinya hal tersebut disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

Hipertensi essensial atau hipertensi primer
Pengertian hipertensi essensial atau primer adalah hipertensi yang tidak diketahui penyebabnya. Sebanyak 90-95 persen kasus hipertensi yang terjadi tidak diketahui dengan pasti apa penyebabnya. Para pakar menunjuk stres sebagai tuduhan utama, setelah itu banyak faktor lain yang memengaruhi, dan para pakar juga menemukan hubungan antara riwayat keluarga penderita hipertensi (genetik) dengan risiko untuk menderita penyakit ini. Onset hipertensi essensial biasanya muncul pada usia antara 25-55 tahun, sedangkan usia di bawah 20 tahun jarang ditemukan. Patogenesis hipertensi essensial adalah multifaktorial. Faktor-faktor yang terlibat dalam pathogenesis hipertensi essensial antara lain faktor genetik, hiperaktivitas sistem saraf simpatis, sistem renin angiotensin, defek natriuresis, natrium dan kalsium intraseluler, serta konsumsi alkohol secara berlebihan.

Hipertensi renal atau hipertensi sekunder
Pengertian hipertensi renal atau sekunder yaitu hipertensi yang disebabkan oleh penyakit lain. Pada 5-10 persen kasus sisanya, penyebab spesifiknya sudah diketahui, yaitu gangguan hormonal, penyakit jantung, diabetes, ginjal, penyakit pembuluh darah atau berhubungan dengan kehamilan. Garam dapur akan memperburuk hipertensi, tetapi bukan faktor penyebab. Hipertensi sekunder memiliki patogenesis yang spesifik. Hipertensi sekunder terjadi pada individu dengan usia sangat muda tanpa disertai riwayat hipertensi dalam keluarga.

Berdasarkan pengertian hipertensi di atas, hipertensi merupakan penyakit yang tidak bisa dianggap remeh, Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan terhindar atau meminimalisir dampak dari hipertensi. Berikut merupakan cara pencegahan hipertensi, di antaranya:

Makanan
Konsumsilah makanan berserat dan rendah lemak, untuk menurunkan tekanan darah tinggi yaitu seperti roti gandum dan beras merah. Selain itu, usahakan untuk mengonsumsi buah dan sayur secukupnya dan kurangi garam dalam makanan  karena dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.

Berat badan
Kelebihan berat badan memiliki pengaruh besar terhadap jantung salah satunya adalah jantung harus memompa darah lebih berat ketika berat badan berlebih, hal tersebut dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Olahraga
Olahraga atau aktivitas lainnya dapat menurunkan hipertensi dan menjaga jantung. Disarankan setiap minggu, bagi orang dewasa beraktivitas dengan intensitas menengah seperti bersepeda atau jalan cepat, setidaknya harus dilakukan selama 2 hingga 3 jam. Aktivitas yang dilakukan harus membuat berkeringat dan sedikit kehabisan napas. Bagi orang gemuk, berjalan mendaki sudah bisa merasakan efek itu. Olahraga apa pun bisa termasuk dalam aktivitas fisik, bahkan berjalan atau merawat taman.

Terapi relaksasi
Keadaan stres dapat membuat tekanan darah tinggi naik, Oleh karena itu, kurangi stres dengan terapi relaksasi seperti yoga, meditasi dan lain-lain.

Minuman keras
Perilaku buruk seperti minum-minuman keras memiliki pengaruh terhadap tekanan darah. Risiko hipertensi akan meningkat ketika mengonsumsi minuman keras terlalu sering.

Merokok
Merokok merupakan perilaku buruk yang banyak dilakukan oleh banyak orang, Selain dapat menyebabkan hipertensi, juga dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke

Kafein
Kafein dapat menyebabkan hipertensi sehingga sebaiknya kurangi minuman seperti kopi, teh, minuman soda dan lainnya.


Oleh: Bidan Sulistia
Editor: Adrie Noor
Sumber: alodokter.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :