Apa Itu Hipertensi? (Definisi Hipertensi)

Apa itu hipertensi? Hipertensi atau yang dikenal sebagai tekanan darah tinggi merupakan kondisi medis tekanan darah terhadap dinding arteri cukup tinggi sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena jantung harus bekerja lebih keras dari biasanya untuk mengedarkan darah melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh.

Bagaimana ciri-ciri terkena penyakit hipertensi? Jika kita merasakan sakit kepala, merasakan pandangan kabur, mengalami pusing, merasakan mati rasa, mimisan, atau mengalami mual dan muntah, apakah termasuk hipertensi?



apa itu hipertensi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)



Jawaban dari semua pertanyaan di atas yaitu tidak semua gejala tersebut merupakan gejala penyakit hipertensi. Bisa saja gejala tersebut merupakan gejala penyakit lain. Penyakit hipertensi tidak memiliki gejala yang khas sehingga banyak orang yang baru menyadari dirinya menderita hipertensi saat memeriksakan kesehatan akibat adanya gangguan dari penyakit lain. Penyakit hipertensi bisa menjadi berbahaya apabila tidak ditangani secara cepat. Jika penyakit hipertensi dibiarkan dapat menyebabkan komplikasi yang berbahaya seperti sakit jantung dan stroke. Maka dari itu, sangatlah penting bagi Anda untuk memeriksa tekanan darah secara teratur agar terhindar dari bahaya penyakit hipertensi.

Berikut anjuran untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah:
  • Anak usia 3 tahun dan lebih biasanya diperiksa tekanan darahnya sebagai bagian dari checkup tahunan;
  • Untuk usia 18 tahun atau lebih periksa setiap dua tahun sekali;
  • Bagi yang sudah terdeteksi memiliki tekanan darah tinggi pemeriksaan akan lebih sering sesuai dengan petunjuk dokter yang merawat.
 

Apa Itu Hipertensi (Penyebab Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi)

Penyebab terjadinya tekanan darah tinggi sesuai dengan jenis tekanan darah tinggi itu sendiri, ada dua jenis tekanan darah tinggi (hipertensi), antara lain ialah:

Hipertensi Primer (essensial)
Hipertensi primer merupakan jenis hipertensi yang banyak terjadi pada orang dewasa, disebut primer atau essensial atau idiopatik karena penyebabnya tidak diketahui dan hipertensi jenis ini cenderung terjadi secara bertahap selama bertahun-tahun.

Hipertensi Sekunder
Hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang terjadi akibat kondisi atau penyakit yang mendasarinya. Hipertensi sekunder ini cenderung muncul tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah tinggi. Berbagai kondisi dan obat-obatan yang dapat menyebabkan hipertensi sekunder, di antaranya:
  • Cacat tertentu dalam pembuluh darah sejak lahir (bawaan);
  • Penyakit ginjal;
  • Tumor kelenjar adrenal;
  • Obat-obatan terlarang, seperti kokain dan amfetamin;
  • Obat-obat tertentu, seperti pil KB, obat flu, dekongestan, penghilang rasa sakit dan beberapa obat resep.
 

Apa Itu Hipertensi (Terjadinya Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi)

Terjadinya tekanan darah tinggi ditentukan oleh dua faktor, yaitu jumlah (volume) darah yang dipompa jantung dan besarnya resistensi pembuluh darah arteri terhadap aliran darah. Secara hukum fisika, Semakin banyak darah yang dipompa jantung dan semakin sempitnya pembuluh darah arteri, maka tekanan darah akan semakin meningkat.   Ketika dilakukan pengukuran tekanan darah dan ternyata hasilnya tinggi, tidak sertamerta orang tersebut divonis memiliki tekanan darah tinggi. Untuk menentukan atau mendiagnosis seseorang memiliki tekanan darah tinggi setidaknya telah dilakukan pemeriksaan tekanan darah (tensi) tiga kali pada waktu yang berbeda (setidaknya berjarak 5 menit) pada saat kondisi istirahat nyaman dengan hasil lebih dari atau sama dengan 140/90 mmHg.


Oleh: Bidan Sulistia
Editor: Adrie Noor
Sumber: mediskus.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :