Asuhan Keperawatan Hipertensi

Asuhan keperawatan hipertensi diberikan kepada pasien yang menderita penyakit hipertensi. Asuhan keperawatan hipertensi merupakan bentuk asuhan yang menyeluruh yang dilakukan oleh dokter dan perawat dalam merawat pasien penderita hipertensi. Askep hipertensi menjadi salah satu tindakan yang paling penting dalam meninjau perkembangan pasien hipertensi.

Macam-macam Asuhan Keperawatan Hipertensi

Berbagai macam asuhan keperawatan hipertensi yang dapat diberikan pada pasien, mulai dari pengaturan makanan atau makanan yang diberikan kepada pasien penderita hipertensi sampai pada exercise yang dilakukan pada pasien penderita. Hipertensi merupakan suatu keadaan terjadi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan darah diastolik 90 mmHg atau lebih. Untuk mencegah kenaikan tekanan darah yang lebih tinggi lagi dan untuk menurunkan tekanan darah agar berada pada ambang batas tekanan darah normal, maka diberikanlah asuhan keperawatan hipertensi pada pasien.



asuhan keperawatan hipertensi

Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)


Macam-macam asuhan keperawatan hipertensi yang diberikan memiliki tujuan di antaranya ialah afterload tidak meningkat, tidak terjadi vasokonstriksi, tidak terjadi iskemia miokard, aktivitas pasien terpenuhi, dan tekanan vaskuler serebral tidak meningkat serta sirkulasi tubuh tidak terganggu. Tujuan ini dikatakan tercapai apabila pasien berpartisipasi dalam aktivitas yang menurunkan tekanan darah, beban kerja jantung, mempertahankan tekanan darah dalam rentangan yang dapat diterima, dan memperlihatkan frekuensi jantung stabil dalam rentang normal pasien.

Asuhan Keperawatan hipertensi yang bertujuan untuk memenuhi aktivitas pasien diberikan pada pasien hipertensi dengan kondisi intoleransi aktivitas yang berhubungan dengan kelemahan umum, ketidakseimbangan antara suplai dan kebutuhan O2. Tujuan tersebut dikatakan tercapai apabila pasien dapat berpartisipasi dalam aktivitas yang di inginkan atau diperlukan, dan melaporkan peningkatan dalam toleransi aktivitas yang dapat diukur.

Asuhan Keperawatan hipertensi yang bertujuan untuk mencegah agar tekanan vaskuler serebral agar tidak meningkat diberikan kepada pasien dengan kondisi gangguan rasa nyaman seperti nyeri (sakit kepala) yang berhubungan dengan peningkatan tekanan vaskuler serebral. Tujuan tersebut dikatakan tercapai apabila pasien mengungkapkan tidak adanya sakit kepala dan tampak nyaman.

Asuhan keperawatan hipertensi yang bertujuan untuk mencegah gangguan sirkulasi tubuh diberikan kepada pasien dengan kondisi potensial perubahan perfusi jaringan: serebral, ginjal, jantung berhubungan dengan gangguan sirkulasi. Tujuan tersebut dikatakan tercapai apabila pasien mendemonstrasikan perfusi jaringan yang membaik seperti ditunjukkan dengan tekanan darah dalam batas yang dapat diterima, tidak ada keluhan sakit kepala, pusing, dan nilai-nilai laboratorium dalam batas normal.

Tujuan yang dicantumkan dalam tujuan asuhan keperawatan hipertensi di atas merupakan tujuan umum yang diberikan kepada pasien hipertensi. Diharapkan dengan diberikannya asuhan keperawatan hipertensi pada pasien kondisi pasien akan menjadi lebih baik.

Asuhan keperawatan hipertensi ini akan menjadi efektif untuk dilakukan pada pasien hipertensi apabila dilakukan secara berkesinambungan. Oleh karena itu, setiap pasien penderita hipertensi sebaiknya diberikan askep hipertensi untuk mengubah kondisi umum dan tekanan darah dari pasien tersebut agar mendekati nilai tekanan darah yang normal. Selain itu, askep hipertensi juga diberikan pada pasien hipertensi untuk mengurangi gejala yang diakibatkan penyakit hipertensi yang diderita oleh pasien tersebut.


Oleh: Bidan Sulistia
Editor: Adrie Noor
Sumber: askep-asuhankeperawatan.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :