Macam-macam Hipertensi Secara Umum

Macam-macam hipertensi perlu diketahui agar kita lebih waspada terhadap penyakit ini dan hipertensi yang sering terjadi ialah hipertensi primer atau esensial dan hipertensi sekunder. Gejala macam-macam hipertensi harus dikenali secara dini agar mendapatkan penangan yang tepat. Selain mengenal macam-macam hipertensi, kita juga harus selalu memeriksakan tekanan darah ke pos pelayanan kesehatan terdekat karena hipertensi pada umumnya datang secara tiba-tiba. Banyak orang yang masih menganggap penyakit ini merupakan penyakit sepele, padahal penyakit ini dijuluki sebagai “silent killer” yaitu penyakit tanpa gejala yang jelas dan dapat memengaruhi organ tubuh lainnya seperti jantung dan ginjal.



macam-macam hipertensi
 Tensimeter Digital untuk Mengukur Tekanan Darah (Tensi)


Macam-macam hipertensi secara umum


Macam-macam hipertensi secara umum dibagi berdasarkan tipenya dan digolongkan menjadi beberapa golongan. Pada umumnya macam-macam hipertensi terdiri dari dua jenis, yaitu hipertensi primer dan hipertensi sekunder. Namun, terdapat macam-macam hipertensi lainnya seperti Hipertensi Maligna, Hipertensi Sistolik Terisolasi, White Coat Hypertention, dan Hipertensi Resisten. Namun, jenis hipertensi tersebut jarang ditemukan.

Hipertensi primer
Hipertensi primer merupakan salah satu dari macam-macam hipertensi. Hampir 95% kasus hipertensi merupakan golongan hipertensi primer atau esensial. Penyebab hipertensi ini merupakan gabungan dari beberapa faktor yakni gen, gaya hidup, berat badan, dan lainnya. Biasanya, dokter akan menyarankan untuk melakukan perubahan gaya hidup dan pola makan. Apabila perubahan gaya hidup tidak mampu menurunkan tekanan darah, maka dokter biasanya akan memberikan obat-obatan antihipertensi.

Hipertensi sekunder
Hipertensi sekunder merupakan salah satu jenis dari macam-macam hipertensi. Hipertensi ini disebabkan karena beberapa faktor. Kerusakan dan disfungsi ginjal adalah faktor penyebab hipertensi sekunder yang paling umum, sedangkan penyebab lainnya adalah tumor, masalah pada kelenjar tiroid, kondisi selama kehamilan, dan lain-lain. Hipertensi jenis ini dapat disembuhkan apabila penyebabnya terlebih dulu disembuhkan.

Hipertensi maligna
Hipertensi maligna adalah salah satu dari macam-macam hipertensi lainnya. Hipertensi maligna merupakan hipertensi yang paling parah dan cepat berkembang sehingga cepat sekali merusak organ dalam tubuh. Apabila dalam kurun waktu selama lima tahun hipertensi tersebut tidak diobati dapat menimbulkan kematian. Kematian terjadi akibat kerusakan organ seperti kerusakan otak, jantung, dan gagal ginjal. Namun, hipertensi maligna masih dapat diobati dengan cara pengobatan secara intensif dan berkelanjutan. Apabila hipertensi ini terjadi, penderita akan merasakan kebas di sekujur tubuh, penglihatan kabur, kecemasan, dan sangat kelelahan.

Hipertensi sistolik terisolasi
Hipertensi sistolik terisolasi adalah salah satu dari macam-macam hipertensi lainnya. Hipertensi ini penyebabnya ialah umur, mengonsumsi tembakau, diabetes, dan diet yang salah. Keadaan arteri menjadi kaku sehingga menyebabkan sistolik (tekanan darah saat jantung berkontraksi) sangat tinggi sedangkan diastolik (tekanan darah saat jantung istirahat) normal.

White coat hypertension
White coat hypertension merupakan salah satu dari macam-macam hipertensi lainnya. Biasanya hipertensi jenis ini hanya terjadi jika pasien sedang berada di pusat klinik atau rumah sakit. Terjadinya hipertensi diakibatkan karena perasaan gugup dan takut terhadap petugas kesehatan, tetapi saat di luar rumah sakit, tekanan darah pasien terindikasi normal.

Hipertensi resisten
Hipertensi resisten merupakan salah satu jenis dari macam-macam hipertensi lainnya. Penderita hipertensi resisten mempunyai ciri tidak dapat merespons pada obat apa pun. Hipertensi dikatakan sebagai hipertensi resisten apabila tiga jenis obat tidak sanggup menurunkan tekanan darah. Oleh karena itu, diperlukan minimal empat macam jenis obat yang digunakan untuk menurunkan tekanan darahnya.


Oleh: Bidan Esi Esasi
Editor: Adrie Noor
Sumber: deherba.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :