Makanan untuk Penurun Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa diturunkan dengan menggunakan asupan makanan untuk penurun hipertensi sebagai alternatif penggunaan obat-obatan antihipertensi. Jika Anda penderita penyakit darah tinggi penting untuk memeriksa tekanan darah secara teratur menggunakan alat pengukur tekanan darah atau tensimeter. Jika Anda sehat, tetapi berusia di atas 40 tahun juga sebaiknya secara berkala memeriksa tekanan darah karena hipertensi kadang menyerang seseorang tanpa gejala yang nyata.



makanan untuk penurun hipertensi
 Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)



Makanan untuk penurun hipertensi

Berikut merupakan jenis makanan untuk penurun hipertensi, di antaranya:

1. Pisang
Pisang merupakan makanan untuk penurun hipertensi karena pisang memiliki kandungan kalium, yang sudah dikenal mampu menurunkan hipertensi. Selain itu, kandungan mineralnya dapat membantu menyeimbangkan efek garam pada tubuh dan membantu fungsi ginjal dengan baik.

2. Putih telur
Putih telur merupakan makanan untuk penurun hipertensi. Konsumsilah putih telur sebagai sarapan pagi. Putih telur tidak hanya tinggi protein dan mengandung peptida yang menurunkan tekanan darah.

3. Tomat
Tomat merupakan makanan untuk penurun hipertensi karena memiliki kandungan yang kaya akan lycopene, yang telah terbukti membantu menurunkan tekanan darah.

4. Cokelat hitam
Cokelat hitam merupakan untuk makanan penurun hipertensi dengan antioksidan sebagai obat 'awet muda' dan meningkatkan suasana hati.

5. Semangka 
Semangka merupakan makanan untuk penurun hipertensi karena memiliki kandungan L-citrulline yang membantu mengatur aliran darah dan tekanan darah.

6. Kismis
Kismis merupakan makanan penurun hipertensi Para peneliti menemukan data ketika peserta pra-hipertensi mengudap kismis tiga kali sehari selama 12 minggu, secara signifikan sistolik dan tekanan darah diastolik mereka lebih rendah.

Cara Menurunkan Hipertensi selain Mengonsumsi Makanan untuk Penurun Hipertensi

Selain dengan makanan penurun hipertensi, tekanan darah tinggi bisa pula ditekan dengan melakukan perubahan gaya hidup, di antaranya:
  • Mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak dan seimbang, termasuk makan banyak buah-buahan segar dan sayuran;
  • Kurang konsumsi garam hingga kurang dari satu sendok teh per hari;
  • Lebih aktif. Aktif secara fisik adalah hal paling penting yang bisa Anda lakukan untuk mencegah atau mengendalikan tekanan darah tinggi;
  • Menurunkan berat badan;
  • Berhenti merokok. Merokok sangat meningkatkan peluang Anda menderita penyakit jantung dan paru-paru;
  • Mengurangi konsumsi minuman keras;
  • Kurangi konsumsi kopi, teh, atau minuman kaya kafein lain seperti cola;
  • Meminum lebih dari empat cangkir kopi sehari bisa meningkatkan tekanan darah Anda;
  • Melakukan terapi relaksasi, seperti yoga, meditasi, dan manajemen stres.

Hipertensi bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor bisa dikendalikan dan tidak bisa dikendalikan. Faktor hipertensi yang bisa dikendalikan bisa dicegah, sedini mungkin agar tekanan darah tidak meningkat. Berikut merupakan pencegahan hipertensi, di antaranya:

1. Makanan
Hindarilah makanan penderita kandungan lemak tinggi. Sebaiknya konsumsi makanan rendah lemak dan kaya akan serat seperti roti gandum dan beras merah. Selain itu, buah dan sayuran yang tinggi kandungan seratnya juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Usahakan untuk mengonsumsi buah dan sayuran secukupnya. Selain itu, kurangi konsumsi garam dalam masakan keseharian karena garam dapat meningkatkan volume darah.

2. Berat badan
Orang penderita kelebihan berat badan berpotensi tinggi terkena hipertensi karena obesitas membuat jantung bekerja lebih berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh.

3. Olahraga
Olahraga sangat baik untuk kesehatan, dan merupakan bagian pencegahan hipertensi.

4. Relaksasi
Stres merupakan salah satu penyebab dari hipertensi, agar stres dapat dikendalikan maka lakukan terapi relaksasi seperti yoga, meditasi dan lain-lain agar emosi bisa terkendali.

5. Minuman keras
Mengonsumsi alkohol berlebihan bisa menyebabkan tekanan darah naik.

6. Rokok
Merokok bisa membuat arteri Anda menyempit. Merokok tidak menyebabkan tekanan darah tinggi secara langsung, tetapi membuat Anda berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.

7. Kafein
Meminum empat cangkir kopi dalam sehari dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.


Oleh: Bidan Esi Esasi
Editor: Adrie Noor
Sumber: metronews.com, alodokter.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :