Menurunkan Hipertensi (Darah Tinggi)

Jika Anda terjangkit penyakit hipertensi, Anda harus melakukan upaya untuk menurunkan hipertensi (tekanan darah tinggi) karena penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi. Hipertensi merupakan penyakit tidak bisa diabaikan begitu saja karena apabila dibiarkan dan tidak diobati, dapat menimbulkan komplikasi. Menurunkan tekanan darah tinggi bisa dilakukan dengan berbagai macam cara, yaitu dengan mengonsumsi obat-obatan resep dokter hingga makanan serta buah buahan sehat. Namun, hal paling utama yang harus dilakukan ialah menjalani pola hidup sehat, mengelola stres serta melakukan pengukuran tekanan darah secara berkala jika Anda sudah berusia di atas 40 tahun.



menurunkan hipertensi
 Tensimeter Digital untuk Mengukur Tekanan Darah /Tensi



Cara menurunkan hipertensi

Berikut ini merupakan cara menurunkan hipertensi, di antaranya ialah:

1. Makan buah-buahan dan sayuran

Konsumsilah buah-buahan yang kaya serat setiap hari, seperti apel, jeruk, dan pisang. Selain itu, sayuran hijau juga dapat membantu menurunkan atau memulihkan tekanan darah, seperti brokoli, bayam, kacang panjang, dan buncis.

2. Diet hipertensi
Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, penderita harus melakukan diet hipertensi seperti, diet mengonsumsi garam dan membatasi mengonsumsi saus, daging dan keju serta makanan ringan yang tinggi garam.

3. Mengonsumsi suplemen potassium atau kalium
Sebaiknya perbanyak mengonsumsi suplemen potassium atau kalium sebanyak 2-4 gram per hari. Potassium bisa didapatkan dari buah-buahan atau sayuran seperti melon, alpukat, pare, labu siam, bligo, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang putih, dan lain-lain.

4. Konsumsi makanan yang mengandung omega 3
Omega 3 dapat menurunkan hipertensi. Untuk proses penyembuhan hipertensi, pada umumnya Omega 3 digabungkan pemakaiannya dengan sebagian obat diuretik. Misalnya tablet hydrochlorothiazide ( hct ) serta lasix ( furosemide ). Obat tersebut termasuk  golongan obat hipertensi yang bekerja dengan merangsang pengeluaran cairan tubuh melewati urine. Selain itu, ada juga beta-blockers seperti atenolol ( tenorim ) dan capoten ( captopril ). Obat-obatan  tersebut digunakan sebagai usaha untuk mengontrol tekanan darah dengan langkah memperlambat kerja jantung serta memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.

Obat Tradisional untuk Menurunkan Hipertensi

Selain obat-obatan dari dokter, menurunkan hipertensi bisa dilakukan dengan cara lain, yaitu dengan menggunakan obat-obatan tradisional yang berasal dari tanaman di sekitar rumah Anda. Berikut ini merupakan obat tradisional untuk menurunkan hipertensi, di antaranya ialah:

1. Jus seledri
Kandungan kalium, mineral, serta antioksidan dalam seledri dapat membantu menurunkan hipertensi. Selain itu, seledri diketahui memiliki kandungan senyawa 3-n-butil-phthalide yang berguna untuk merenggangkan atau melebarkan otot-otot dinding arteri hingga memungkinkan darah mengalir lebih lancar.

Untuk membuat seledri menjadi obat tradisional untuk menurunkan hipertensi, caranya ialah mengambil daun seledri yang telah dicuci bersih secukupnya dan masak dengan air sebanyak satu gelas kemudian diblender.

Angkat campuran blenderan seledri dan air tadi dan saring. Minum jus seledri yang telah disaring tersebut 1 kali per hari sesudah sarapan. Namun ingat, sebelum meminum jus seledri ini secara teratur, sebaiknya kenali tensi darah Anda kemudian setelah mengerjakannya selama 1-2 minggu, cek tensi darah Anda lagi dan hentikan bila tekanan darah telah kembali normal.

2. Bawang putih
Kandungan alisilin dalam bawang putih dapat menurunkan hipertensi karena senyawa alisilin berguna untuk melebarkan serta menghindarkan dari pembekuan darah.

Makanan untuk Menurunkan Hipertensi

Makanan merupakan sumber nutrisi bagi tubuh sehingga dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh. Seperti halnya hipertensi yang bisa disebabkan oleh makanan tertentu,  ternyata hipertensi dapat disembuhkan oleh makanan juga. Berikut merupakan makanan penurun hipertensi, di antaranya:

1. Brokoli
Brokoli dapat menurunkan hipertensi karena memiliki kandungan vitamin C dan beta karsi, kalium, dan seroten yang tinggi. Kandungan ini berguna untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melawan penyakit.

2. Gandum
Gandum dapat menurunkan hipertensi karena memiliki kandungan serat, protein, vitamin B, dan selenium yang mampu menjaga kestabilan tekanan darah.

3. Buah pisang
Buah pisang memiliki banyak manfaat seperti mengendalikan kadar gula darah dan menjaga kesehatan. Selain itu, buah pisang dapat mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung.

4. Bawang putih
Bawang putih dapat menurunkan hipertensi karena mampu bertindak sebagai pengencer darah. Selain itu, kandungan antibakteri dan anti jamur pada bawang putih juga mampu mencegah komplikasi yang disebabkan hipertensi seperti penyakit jantung dan stroke.

5. Kentang
Kentang makanan penurun hipertensi karena kentang merupakan sumber kalium tinggi yang dapat menurunkan hipertensi. Kandungan magnesium dalam kentang mampu menurunkan stres dan meningkatkan kekebalan tubuh.

6. Buah apricot
Buah apricot merupakan makanan bagi penderita hipertensi karena memiliki kadar garam rendah dan kandungan zat besi yang tinggi.

7. Kacang mete
Kandungan magnesium dan tembaga dalam kacang mete mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan menurunkan hipertensi.


Oleh: Bidan Sulistia
Editor: Adrie Noor
Sumber: nosakit.blogspot.com, obatkistaovarium.net


Terima kasih untuk Like/comment FB :