Pantangan Hipertensi (Asupan Makanan)

Hipertensi merupakan penyakit yang diakibatkan oleh faktor-faktor seperti keturunan, usia, asupan makan dan pola hidup tidak sehat. Ada beberapa pantangan hipertensi berupa asupan makanan yang sebaiknya dihindari agar penyakit darah tinggi Anda tidak semakin parah. Oleh karena itu, agar tekanan darah bisa dikontrol, maka hindari pantangan hipertensi berikut ini. Jika Anda berusia di atas 40 tahun, apakah menderita darah tinggi maupun dalam kondisi sehat sebaiknya secara rutin memeriksa tekanan darah karena hipertensi kadang tidak menunjukkan gejala yang jelas.



pantangan hipertensi
Tensimeter digital untuk mengukur tekanan darah (tensi)



Pantangan Hipertensi (Asupan Yang Sebaiknya Dihindari)


1. Makanan penderita kandungan garam tinggi
Garam merupakan pantangan hipertensi karena bisa meningkatkan volume darah. Jumlah garam yang dianjurkan untuk dikonsumsi tidak lebih dari satu sendok teh per hari. Jika sudah melewati ambang batas tersebut maka perlu hati-hati karena garam bisa menyebabkan tekanan darah tinggi. Garam dibutuhkan oleh tubuh, tetapi garam yang berlebihan dalam tubuh akan membuat volume darah menjadi tinggi. Oleh sebab itu, garam merupakan pantangan hipertensi. Sebagai pengganti garam sebaiknya gunakan rempah-rempah dalam masakan karena rempah-rempah seperti bawang merah dan bawang putih selain untuk memperenak cita rasa masakan, juga memiliki khasiat penurun tekanan darah.

2. Makanan memiliki kandungan gula tinggi
Gula merupakan sumber energi untuk tubuh, tetapi,  apabila gula dikonsumsi terlalu berlebihan menyebabkan kegemukan atau obesitas. Obesitas merupakan salah satu penyebab timbulnya hipertensi. Selain itu, bisa menyebabkan timbulnya penyakit diabetes.

3. Alkohol
Alkohol merupakan pantangan hipertensi karena mengonsumsi alkohol secara berlebihan akan menyebabkan tekanan darah naik. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diizinkan maksimal sebanyak 30 ml alkohol per hari sedangkan wanita 15 ml per hari. Selain mengurangi alkohol, hindari pula makanan yang mengandung alkohol seperti buah durian dan tape.

4. Kopi
Kopi merupakan pantangan hipertensi karena kopi memiliki kandungan kafein yang dapat menaikan tekanan darah. Oleh karena itu, penderita darah tinggi harus mengurangi konsumsi kopi atau lebih baik dihindari.

5. Makanan berlemak
Pantangan hipertensi yang harus dihindari adalah makanan yang berlemak. Makanan berlemak bisa dijumpai di restoran cepat saji. Makanan cepat saji biasanya dibuat dari bahan mentega, tepung, keju, minyak sayur, garam dan lain-lain. Semua bahan tersebut mengandung lemak jenuh, jika disatukan akan terkumpul menjadi lemak yang tinggi. Lemak jenuh di dalam tubuh akan menyempit di pembuluh darah dan memperberat kinerja jantung sehingga tekanan darah naik. Makanan ini termasuk pantangan hipertensi walaupun mungkin termasuk makanan favorit Anda.

6. Makanan yang mengandung pengawet
Makanan penderita kandungan pengawet merupakan pantangan hipertensi karena biasanya mengandung garam yang banyak. Garam berguna sebagai pengawet alami, untuk itu hindari makanan yang mengandung pengawet karena pasti akan banyak mengandung garam, contohnya seperti ikan asin.

7. Daging kambing
Daging kambing merupakan pantangan hipertensi karena banyak kasus penderita hipertensi biasanya merasakan sakit kepala setelah mengonsumsi kambing.

Hipertensi merupakan penyakit yang bisa menyebabkan penyakit berat seperti serangan jantung, ginjal, dan lainnya. Dokter biasanya menggunakan obat tipe seperti, angiotensin-converting enzyme (ace) inhibitors, Angiotensin II Receptor Blockers (ARB), diuretics, beta-blockers, Calcium Channel Blockers (CCB), alpha-blockers, alpha-agonists, dan renin inhibitor. Obat-obat tersebut berguna untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Obat yang biasa digunakan dokter untuk mengobati penderita hipertensi tingkat pertama adalah obat tipe diuretik, terkadang dokter akan memulai pengobatan dengan obat tipe lain jika penderita memiliki penyakit lain.

Selain obat-obatan di atas, lakukan pola hidup sehat, yaitu dengan menjaga asupan makan dan konsumsi makanan yang membantu mempercepat penurunan tekanan darah tinggi seperti bayam, cokelat hitam, susu, tomat, kacang-kacangan, lakukan aktivitas fisik atau olahraga secara teratur, berhenti mengonsumsi alkohol, berhenti merokok, dan banyak minum air putih. Bila hal tersebut dilakukan akan membantu mempercepat penurunan tekanan darah dan kerja obat.

Obat Tradisional bagi penderita Hipertensi

Berikut ini merupakan tumbuh-tumbuhan yang dapat dijadikan obat tradisional hipertensi, di antaranya:

1. Seledri
Kandungan kalium, mineral, dan antioksidan dalam seledri bermanfaat menurunkan hipertensi.

2. Bawang putih
Bawang putih memiliki kandungan senyawa alisin yang bermanfaat untuk melebarkan pembuluh darah sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Selain itu, bawang putih juga memiliki kemampuan untuk menghancurkan lemak dan menurunkan kandungan kolesterol.

3. Buah mengkudu
Buah mengkudu memiliki kandungan nutrisi-nutrisi yang baik untuk mengobati hipertensi, meskipun mengkudu memiliki aroma busuk Namun, mengkudu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.

4. Daun Salam
Daun salam merupakan obat hipertensi yang cukup ampuh.

5. Bawang merah
Kulit bawang merah memiliki kandungan quercetin atau antioksidan yang mampu menurunkan hipertensi.


Oleh: Bidan Esi Esasi
Editor: Adrie Noor
Sumber: Alodokter.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :