Akibat Hipertensi pada Kesehatan Tubuh

Akibat hipertensi menyebabkan timbulnya komplikasi pada penderita penyakit hipertensi apabila dibiarkan tanpa pengobatan yang adekuat. Oleh karena itu, jangan anggap penyakit hipertensi sebagai penyakit yang enteng karena  penyakit ini tergolong berbahaya dan memerlukan pengobatan yang ketat supaya terobati secara tuntas. Apabila tekanan darah dapat terkontrol dengan baik, maka akibat buruk hipertensi tidak akan terjadi. Akibat hipertensi akan lebih fatal apabila tekanan darah semakin tidak terkontrol. Komplikasi yang dapat menyertai penyakit hipertensi salah satunya ialah penyakit jantung.



akibat hipertensi
Tensimeter Digital untuk Mengukur Tekanan Darah


Akibat Hipertensi pada Kesehatan Tubuh

Akibat hipertensi, penderita hipertensi selain meningkatkan tekanan darah, penyakit ini bisa menimbulkan penyakit penyerta lainnya. Berikut beberapa akibat hipertensi yang dapat memengaruhi kesehatan tubuh, di antaranya ialah:

Penyakit jantung 
Akibat hipertensi pertama yang terjadi dan mengganggu kesehatan tubuh ialah penyakit jantung, seperti jantung koroner dan gagal jantung. Penyakit jantung koroner dapat timbul akibat penyakit ini. Adanya plak dalam pembuluh darah menjadi aterosklerosis dan menimbulkan penyakit jantung koroner. Plak tersebut menumpuk dalam pembuluh darah dan apabila plak tersebut pecah maka akan menyumbat aliran darah pada pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner. Akibat sumbatan pada pembuluh darah koroner akan mengakibatkan serangan jantung, bahkan kematian secara mendadak. Penderita penyakit hipertensi yang disertai dengan penyakit jantung koroner biasanya akan sering mengeluh merasakan sakit dada seperti tertekan benda yang berat pada bagian tengah dada kemudian menjalar sampai ke lengan kiri. Selain itu, hipertensi bisa menyebabkan gagal jantung sebagai akibat dari hipertrofi otot jantung karena beban yang berat. Jantung akan mengalami kelelahan dan menyebabkan gagal jantung.

Stroke
Akibat hipertensi yang kedua ialah stroke. Stroke diartikan sebagai kematian jaringan otak sebagai akibat kekurangan aliran darah dan oksigen ke otak. Stroke merupakan akibat hipertensi yang sering diderita oleh pasien hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan terjadinya arterosklerosis pada pembuluh darah otak atau pecahnya pembuluh darah otak karena tekanan darah naik secara drastis. Apabila pembuluh darah otak tersumbat maka terjadi stroke iskemik. Bila hal ini terjadi akan mengakibatkan perdarahan. Gejala stroke dapat bermacam-macam, seperti berbicara tidak jelas secara tiba-tiba, lumpuh pada salah satu sisi anggota tubuh, bahkan kematian. Pada umumnya akibat hipertensi seperti stroke memerlukan waktu yang lama dalam penyembuhannya. Pada sebagian kasus, stroke dapat menjadi stroke permanen.

Gagal ginjal kronik
Akibat hipertensi, dalam jangka waktu yang lama bisa menyebabkan gagal ginjal kronik. Gejala gagal ginjal kronik bersifat perlahan, penderita bahkan tidak merasakan keluhan yang berkaitan dengan gagal ginjal kronik. Keluhan baru dirasakan setelah akibat hipertensi berlangsung lama. Apabila keluhan tersebut muncul maka akan terdiagnosis penyakit gagal ginjal kronik dengan keadaan ginjal yang sudah rusak. Akibat ginjal yang rusak, ginjal tidak dapat menjalankan fungsinya secara normal sehingga harus dilakukan cuci darah minimal 2-3 kali dalam seminggu atau dapat dilakukan transplantasi ginjal yang memerlukan biaya yang mahal.

Selain akibat hipertensi di atas, akibat lain yang dapat terjadi di antaranya ialah retinopati hipertensi, penyakit arteri perifer, dan lain sebagainya.


Oleh: Bidan Esi
Editor: Adrie Noor
Sumber: klikdokter.com


Terima kasih untuk Like/comment FB :